Honda Vario Bore Up Tanpa Ganti ECU, Black Box Dan Remap Jadi Kuncinya

Remap dan piggyback Honda Vario series.
  • Semprotan bensin dimanipulasi dengan Black Box.
  • Waktu pengapian dan limiter diubah dengan remap.
  • Banderol Black Box mulai Rp 825 ribu termasuk jasa pasang.

Honda Vario jadi salah satu matic andalah dari PT Astra Honda Motor (AHM) dengan penjualan yang cukup baik. Bahkan matic satu ini sudah mengalami banyak perubahan sejak pertama kali diperkenalkan.

Mulai dari Vario 110, Vario Techno 110, Vario 110 injeksi, Vario 125 Techno injeksi, Vario 125 & 150 injeksi, dan terus berkembang hingga Vario 160. Popularitasnya tidak hanya pada market pria ‘matang’ yang sudah berumah tangga.

Karena ternyata motor ini juga cukup digandrungi oleh para anak muda, baik penyuka modifikasi atau penyuka upgrade di sektor mesin. Bicara soal upgrade mesin, di varian injeksi tentu sulit mengatur debit bensin kalau masih mengandalkan ECU (Engine Control Unit) atau ECM (Engine Control Module) standar.

Piggyback Black Box

Agar bisa mengatur debit bensin dengan ECU standar, salah satu caranya adalah memasang piggyback untuk memanipulasi data ECU standar. Seperti piggyback berlabel Black Box yang kerap menjadi pilihan para user Vario.

Komponen piggyback Black Box

Baca juga: Honda Vario 160 di Malaysia Tembus Rp 35 Juta, Apa Bedanya?

Banyak dipilihnya piggyback ini karena punya karakter yang unik, di mana semprotan bensin tidak dibuat linear pada tiap putaran mesinnya. Ternyata karakter tersebut memang sengaja dibuat demikian oleh Yudhi Primasatyo selaku pembuat Black Box.

“Jadi BB (Black Box) ini sengaja diprogram gak linear, di rpm rendah dia lebih tinggi dari standar, di rpm tengah dia sama dengan standar, dan di rpm tinggi dia lebih tinggi lagi dari standar. Di rpm tengah semprotannya dibuat turun, karena di sekitar TPS 40% gak perlu semprotan bensin banyak.” 

Setelah terpasang, Black Box akan dipasang reader untuk membaca ubahan dari setiap setingan

“Struktur motor kenceng itu gak harus boros di semua parameter, ada yang hanya butuh dikabutin aja. Makanya kenapa banyak yang bilang setelah pasang BB itu buka-bukaan gasnya kerasa responsif, hasilnya bensin bisa lebih irit karena gak perlu buka gas dalem buat akselerasi,” rincinya.

Pemasangan Mudah

Karena fungsinya untuk memanipulasi data yang diterima ECU, maka pemasangan piggyback terbilang mudah. Untuk memasangnya, cukup memasangkan 3 kabel yang ada pada Black Box.

Penyetelan menggunakan obeng pipih

Baca juga: Jangan Asal, Begini Cara Pakai Power Outlet Honda Vario 125 2023!

“Kabel pertama ke TPS (Throttle Position Sensor), kedua ke injector, dan kabel ketiga ke massa. Udah jadi SOP gue kalau pasang BB kabel-kabelnya dibuat rapi dan disembunyiin, jadi keliatan kaya gak ada modifikasi kabel,” tunjuk Yudhi yang sudah memulai bisnis BB sejak 2014 ini.

Proses remap melalui soket OBD di dekat aki

Setelah terpasang rapi dan berfungsi, untuk melakukan penyetelan menggunakan obeng pipih. Kemudian BB disambungkan dengan reader untuk membaca perubahan yang telah dilakukan.

Remap

Jika masih dirasa kurang, piggyback bisa dikombinasi dengan remap pada ECU standar untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Karena cara kerja piggyback yang terbatas, membuat beberapa parameter tidak bisa diubah.

Banyak parameter yang bisa diubah untuk menyesuaikan spesifikasi mesin

“Ada juga yang gak bisa didapetin di remap, tapi cuma ada di BB. Salah satunya karena BB udah bikin bacaan TPS + dari standar, jadi saat gaspol parameternya udah lebih tinggi. Dengan remap bisa ubah waktu pengapian, semprotan bensin, dan limiter,” sebut pria kelahiran Yogyakarta ini.

Baca juga: Cari Matic 110 Cc Bekas, Pilih Honda Vario atau Honda BeAT?

Karena ubahan parameternya lebih banyak, maka remap ini juga bisa menyempurnakan BB yang sudah terpasang. Dengan begitu spesifikasi mesin standar maupun bore up bukan lagi jadi masalah.

“Pengapian pakai base map Vario 150 LED New, karena angkanya paling tinggi dibanding yang lain. Habis itu jarang diubah lagi, kecuali emang kebutuhan buat balap. Kalau buat harian main aman pakai timing pengapian ini udah cukup.”

AFR bisa terbaca untuk melihat hasil pembakaran

“Limiter pasti dinaikin, tapi gak banyak. Paling naik 1.000-1.500 rpm. Saat remap gak terlalu banyak koreksi, karena di software ada AFR. Walaupun closed loop tapi dari situ udah bisa kebaca basah atau keringnya. Mapping juga dibikin 1 aja, gak 2 kaya mapping ori, jadi gejala motor delay pas mesin dingin bisa hilang,” tutup Yudhi dari Sinthink Garage yang ada di bilangan Pejaten, Jaksel.

Tidak hanya untuk Vario, piggyback Black Box bersifat universal dan remap juga bisa untuk beberapa motor tipe lain dengan rentang harga mulai dari Rp 825 ribu hingga Rp 2,8 juta sudah berikut jasa bongkar pasang.

Langsung aja lihat daftar harganya pada tabel di bawah ini.

Black Box 0813-8007-4163

Daftar Harga Black Box & Remap
Black Box
Black Box matic Rp 825 ribu
Black Box bebek Rp 925 ribu
Black Box sport Rp 1,025 juta
Remap  
Honda matic 110 cc Rp 900 ribu
Honda Vario 125-150 LED series Rp 1 juta
Honda Vario 160 Rp 1,2 juta
Honda PCX/ADV 150 Rp 1,050 juta
Honda PCX/ADV 160 Rp 1,250 juta
Honda Forza 250 Rp 1,8 juta
Honda Forza 300 Rp 2,1 juta
Honda Blade Rp 800 ribu
Honda Supra 125 Rp 900 ribu
Honda Supra GTR150 Rp 1,2 juta
Honda Sonic 150 Rp 1,3 juta
Honda CRF150L Rp 1,2 juta
Honda CRF250 Rally Rp 2,2 juta
Honda CBR150R Rp 1,3 juta
Honda CBR250R Rp 2,4 juta
Honda CBR250RR Rp 2,8 juta

Source: Honda Vario Bore Up Tanpa Ganti ECU, Black Box Dan Remap Jadi Kuncinya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WelfulloutDoors.com